Petenis Berdoa

11 09 2008

Kamis, 11/09/2008 12:10 WIB
Commonwealth Bank Tennis Classic
Petenis Berdoa demi Perdamaian Dunia
Arya Perdhana – detiksport


detiksport/Arya Perdhana
var m3_u = (location.protocol==’https:’?'https://openx.detik.com/delivery/ajs.php’:'http://openx.detik.com/delivery/ajs.php’);
var m3_r = Math.floor(Math.random()*99999999999);
if (!document.MAX_used) document.MAX_used = ‘,’;
document.write (“<scr”+”ipt type=’text/javascript’ src=’”+m3_u);
document.write (“?zoneid=52″);
document.write (‘&amp;cb=’ + m3_r);
if (document.MAX_used != ‘,’) document.write (“&amp;exclude=” + document.MAX_used);
document.write (document.charset ? ‘&amp;charset=’+document.charset : (document.characterSet ? ‘&amp;charset=’+document.characterSet : ”));
document.write (“&amp;loc=” + escape(window.location));
if (document.referrer) document.write (“&amp;referer=” + escape(document.referrer));
if (document.context) document.write (“&context=” + escape(document.context));
if (document.mmm_fo) document.write (“&amp;mmm_fo=1″);
document.write (“‘><\/scr”+”ipt>”);
<a href=’http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=abe12593&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE’ target=’_blank’><img src=’http://openx.detik.com/delivery/avw.php?zoneid=52&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=abe12593′ border=’0′ alt=” /></a>

Nusa Dua – Sejumlah petenis putri mengikuti acara persembahyangan ala Hindu Bali. Dalam doanya, mereka memanjatkan harapan agar dunia selalu dalam keadaan damai.

Dipimpin oleh Pemangku/Jero Mangku Made Rebit, persembahyangan dilakukan di pura kompleks Grand Hyatt Nusa Dua dengan diikuti oleh petenis-petenis peserta Commonwealth Bank Tennis Classic.

Persembahyangan itu diisi dengan pembacaan doa-doa dalam bahasa Sansekerta untuk meminta keselamatan dan kesehatan. Acara diakhiri dengan pemberian air suci yang memiliki makna pembersihan diri dari kekotoran.

Selesai upacara, Francesca Schiavone mengungkapkan bahwa meski ia datang dari kepercayaan berbeda, ia menghormati upacara ini dan turut memanjatkan doa.

“Ini fantastis. Saya menghormati semua agama. Seluruh dunia yang berasal dari agama-agama yang berbeda membutuhkan perdamaian, karena itulah saya berdoa untuk kesehatan dan kedamaian dunia,” ungkap petenis Italia itu kepada para wartawan.

Salah satu peserta lain, Shikha Uberoi, kebetulan adalah penganut agama Hindu. Meski ada sejumlah perbedaan dalam ritual, petenis India itu menilai prosesi tersebut mirip dengan yang ia lakukan di negerinya.

“Seperti misalnya doa dalam bahasa Sanskrit (Sansekerta), cara pemercikan air suci, serta cara tangan menengadah sedikit berbeda. Tapi secara umum banyak persamaannya,” kata Shikha.

“Saya berdoa meminta perlindungan untuk para petenis di sini dan untuk Bali. Dan saya juga berdoa untuk perdamaian dunia,” pungkas Shikha.

Selain Schiavone dan Pennetta, sejumlah petenis lain seperti Patty Schnyder, Vania King, Vasilisa Bardina, Alla Kudryavtseva dan Marta Domachowska juga tampak khusyuk mengikuti upacara yang berlangsung kurang lebih selama 30 menit itu.





Edisi Khusus Wanita

11 09 2008

Kamis, 11/09/2008 18:11 WIB

Notebook Edisi Khusus Coba Pikat Wanita Modern
Devi Suzanti – detikinet


Laptop HP (softpedia)
var m3_u = (location.protocol==’https:’?'https://openx.detik.com/delivery/ajs.php’:'http://openx.detik.com/delivery/ajs.php’);
var m3_r = Math.floor(Math.random()*99999999999);
if (!document.MAX_used) document.MAX_used = ‘,’;
document.write (“<scr”+”ipt type=’text/javascript’ src=’”+m3_u);
document.write (“?zoneid=45″);
document.write (‘&amp;cb=’ + m3_r);
if (document.MAX_used != ‘,’) document.write (“&amp;exclude=” + document.MAX_used);
document.write (document.charset ? ‘&amp;charset=’+document.charset : (document.characterSet ? ‘&amp;charset=’+document.characterSet : ”));
document.write (“&amp;loc=” + escape(window.location));
if (document.referrer) document.write (“&amp;referer=” + escape(document.referrer));
if (document.context) document.write (“&context=” + escape(document.context));
if (document.mmm_fo) document.write (“&amp;mmm_fo=1″);
document.write (“‘><\/scr”+”ipt>”);
<a href=’http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=a357423e&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE’ target=’_blank’><img src=’http://openx.detik.com/delivery/avw.php?zoneid=45&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a357423e’ border=’0′ alt=” /></a>

Jakarta – Teknologi tak melulu soal fungsi, tapi juga soal desain. Produsen komputer Hewlett-Packard (HP) pun menggaet perancang Vivienne Tam untuk merancang notebook yang pas untuk wanita modern.

HP menggandeng perancang busana Vivienne Tam untuk membuat notebook dengan tema yang pas untuk wanita modern. “Ketika HP memilihku untuk membuat suatu yang berbeda pada sebuah notebook. Ide itu langsung muncul di kepalaku,” ucap Tam yang dikutip detikINET dari Softpedia, Kamis (11/9/2009).

Menurut Tam, notebook rancangannya menunjukkan citra seorang wanita modern yang sadar fashion tapi tetap menginginkan sebuah teknologi yang modern. Laptop yang diungkap dalam fashion show di New York itu disebut sebagai pertama kalinya vendor komputer besar bekerjasama dengan perancang busana kelas internasional.

Laptop yang belum diberi nama itu muncul khas dengan warna merah dan hiasan bunga peony. Desain baru notebook HP ini disebut sebagai kombinasi antara keunikan Asia dan Eropa serta gaya antik dan modern.

Pihak HP belum memberitahu lebih jauh tentang laptop terbarunya ini. Termasuk soal ketersediaan barang dan berapa harganya.





Indonesia

10 09 2008

Kapolda Izinkan Laga Kandang Persib Kecuali di Siliwangi
Erna Mardiana – detiksport


var m3_u = (location.protocol==’https:’?'https://openx.detik.com/delivery/ajs.php’:'http://openx.detik.com/delivery/ajs.php’);
var m3_r = Math.floor(Math.random()*99999999999);
if (!document.MAX_used) document.MAX_used = ‘,’;
document.write (“<scr”+”ipt type=’text/javascript’ src=’”+m3_u);
document.write (“?zoneid=66″);
document.write (‘&amp;cb=’ + m3_r);
if (document.MAX_used != ‘,’) document.write (“&amp;exclude=” + document.MAX_used);
document.write (document.charset ? ‘&amp;charset=’+document.charset : (document.characterSet ? ‘&amp;charset=’+document.characterSet : ”));
document.write (“&amp;loc=” + escape(window.location));
if (document.referrer) document.write (“&amp;referer=” + escape(document.referrer));
if (document.context) document.write (“&context=” + escape(document.context));
if (document.mmm_fo) document.write (“&amp;mmm_fo=1″);
document.write (“‘><\/scr”+”ipt>”);
<a href=’http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=a92446ba&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE’ target=’_blank’><img src=’http://openx.detik.com/delivery/avw.php?zoneid=66&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a92446ba’ border=’0′ alt=” /></a>

Bandung – Kapolda Jabar Irjen Pol Susno Duadji memberi sinyal positif untuk digelarnya sisa partai kandang Persib Bandung di wilayah Jawa Barat kecuali Stadion Siliwangi, dengan disaksikan pendukungnya.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Dade Ahmad saat dihubungi detikbandung melalui telepon, Selasa (9/9/2008), menyatakan Kapolda Jabar telah mempertimbangkan untuk memberi izin pertandingan kandang dengan disaksikan penonton.

“Keputusan resminya sih belum, karena masih dikaji. Tapi kemarin Pak Kapolda sudah memberikan sinyal untuk pemberian izin laga kandang Persib dengan penonton untuk sisa laga di Liga Super Indonesia ini, tapi tidak bisa di Stadion Siliwangi,” katanya.

Kapolda, lanjut Dade, lebih menyarankan agar laga kandang digelar di Stadion Jalak Harupat, Soreang. “Dilarang di Stadion Siliwangi pertama karena letaknya berada di pusat kota, serta daya tampung stadion yang tak cukup,” terangnya.

Dengan keluarnya izin laga kandang ini, Kapolda mengimbau agar para bobotoh tak lagi berlaku anarkis dan tetap menjunjung sportivitas. “Mau menang atau pun kalah ya biasa. Namanya juga bertanding. Para bobotoh harus mau terima apa pun hasilnya. Mereka harus dewasa,” tegas Dade.

Sesuai jadwal pada 22 September mendatang akan digelar laga kandang antara Persib dan PSIS Semarang dan pada 27 September Persib vs Pelita Jaya.

Pasca kerusuhan usai kekalahan Persib dari Persija pada 20 Juli lalu, Kapolda tak mengizinkan adanya pertandingan laga kandang. Bahkan Badan Liga Indonesia menghukum para bobotoh untuk tak boleh memakai atribut Persib selama satu tahun.

Kemudian barulah pada 16 Agustus 2008 lalu, sikap Kapolda melunak. Dia memberikan izin laga kandang antara Persib vs Persitara di Stadion Siliwangi. Namun pertandingan ini digelar tanpa penonton.