benyamin

19 08 2008

Nama :

Benyamin Sueb

Lahir :

Jakarta, 5 Maret 1939

Wafat :

Jakarta, 5 September’ 1995

Pendidikan :

SD Jakarta/Bandung (1952).

SMPN Menteng Jakarta (1955).

SMA Taman Madya Jakarta (1958),

Akademi Bank Jakarta

(tidak tamat),

Kursus Lembaga Pembinaan Perusahaan & Ketatalaksanaan (1960), Latihan Dasar Kemiliteran Kodam V Jaya (1960),

Kursus Lembaga Administrasi Negara (1964).

Karier :

Kondektur PPD (1959),

Bagian Amunisi Peralatan AD (1959-1960),

Bagian Musik Kodam V Jaya (1957-1968),

Kepala Bagian Perusahaan Daerah Kriya Jaya (1960-1969).

produser merangkap sutradara melalui PT Jiung Film

(1974-1979).

Filmografi :

Honey Money and Djakarta Fair (1970),

Dunia Belum Kiamat (1971)

Banteng Betawi (1971),

Bing Slamet Setan Jalanan (1972),

Angkara Murka (1972)

Biang Kerok (1972),

Intan Berduri (1972),

Biang Kerok (1973),

Si Doel Anak Betawi (1973),

Biang Kerok beruntung (1973),

Percintaan (1973),

Cukong Bloon (1973),

AMBISI (1973)

Benyamin Brengsek (1973),

Si Rano (1973),

Bapak Kawin Lagi (1973),

Musuh Bebuyutan (1974),

Ratu Amplop (1974),

Benyamin Si Abunawas (1974),

Benyamin Spion 025 (1974),

Drakula Mantu (1974),

Buaye Gile (1974)

Benyamin Tukang Ngibul (1975),

Setan Kuburan (1975),

Benyamin Koboi Ngungsi (1975),

Benyamin Raja Lenong (1975),

Traktor Benyamin (1975),

Samson Betawi (1975),

Zorro Kemayoran (1976),

Hippies Lokal (1976)

Si Doel Anak Modern (1976),

Tiga Jango (1976),

Benyamin Jatuh Cinta (1976),

Tarsan Pensiunan (1976),

Pinangan (1976),

Sorga (1977),

Raja Copet (1977),

Tuan, Nyonya dan Pelayan (1977),

Selangit Mesra (1977),

Duyung Ajaib (1978),

Dukin Kota (1978),

Betty Bencong Slebor (1978),

Bersemi Di Lembah Tidar (1981),

Musang Berjanggut (1983),

Tante Garang (1983),

Sama Gilanya (1983),

Komedi Insyap (1986),

Kabayan Saba Kota (1992)

Album Musik :

Si Jampang (1969),

Kompor Meleduk (1970),

Tukang Kredit (1970),

Ondel-Ondel (1971).

Penghargaan :

Meraih Piala Citra sebagai Pemeran Utama Terbaik dalam film Intan Berduri (1972),

Meraih Piala Citra 1976 dalam film Si Doel Anak Modern

Seniman Film

Benyamin Sueb

Benyamin pernah mencoba mendaftar untuk jadi pilot, tetapi urung gara-gara dilarang ibunya. Akhirnya jadi pedagang roti dorong. Ditawarin bekerja di perusahaan bis PPD, langsung diterima.’ Tidak ada pilihan lain,’ katanya. Pangkatnya Cuma kenek, dengan trayek Lapangan Banteng-Pasar Rumput. Yang menonjol pada diri Ben, begitu nama panggilannya, ia punya humor yang selalu siap keluar dari mulutnya, humor khas Betawi. Dalam menyanyi, Ben sering menyelingi dengan berbagai ucapan, kadang seperti mengomel, dan tentu maksudnya melucu. Itulah cirinya.

Tidak puas dengan hanya menyanyi, Ben lalu main film. Ia masuk dalam deretan artis yang laris antara tahun 1972 dan 1976. Tidak lama kemudian, ia pun jadi produser, dengan mendirikan PT Jiung Film. Bahkan, ia merangkap sebagai sutradara sekaligus pemain. Ben memang tidak pernah merasa puas. Kepuasan adalah suatu kemunduran,”katanya. Sayang, usahanya mengalami kemunduran, dan PT Jiung Film dibekukan tahun 1979.

Sebagai anak bungsu, Ben ternyata tidak manja. Malah lebih suka bertualang. Ketika kecil tidak pernah main di kampungnya sendiri di Gang Haji Ung, Kemayoran. Di sekolah, Taman Madya, ia tergolong nakal. Pernah melabrak gurunya ketika akan kenaikan kelas, ia mengancam: Kalau gue kagak naik lantaran kenaikan aljabar, awas!”

Ketika perfilman Indonesia merosot dan sinetron tampil menjadi primadona, nama Benyamin tetap berkibar. Sebagai aktor maupun sebagai seorang entertainer, ia pernah menjadi kunci suksesnya serial Si Doel Anak Sekolahan yang ditayangkan di RCTI. Karena kesuksesannya memperkenalkan kebudayaan Betawi keseluruh nusantara ini, ia kemudian dipercaya dan diangkat menjadi Ketua Umum Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB). Benyamin juga sukses menggarap acara Benyamin Show dan Mat Beken dan Begaya FM.

Lima puluh album rekaman lagu-lagu, tiga puluh judul film dan sederetan sukses dan nama besarnya, kini telah di raihnya, bukan tanpa perjuangan. Cukup banyak suka dan duka yang dilaluinya sepanjang perjalanan kariernya. Namun berkat ketabahan dan semangat yang pantang mundur, semua dapat dilaluinya. Berbagai sukses yang di raih Benyamin tidak membuatnya lupa diri. Nikmat yang diterimanya diimbangi dengan kehidupan keagamaan yang taat. Bahkan iapun sudah beberapa kali menunaikan ibadah haji. Pernikahannya dengan Noni tahun 1959, mengalami pasang surut. Mereka bercerai 7 Juli 1979, tetapi rujuk kembali pada tahun itu juga.

Kini Benyamin Sueb sudah tiada, ia meninggal 5 September 1995, karena serangan jantung. Ia dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Karet. Ia telah pergi untuk selama-lamanya meninggalkan istri dan sembilan orang anak, sebelas cucu dan meninggalkan karya-karya abadinya untuk bangsanya.

(Apa & Siapa Sejumlah orang Indonesia 1985-1986)


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: